Apa itu Minimalism?
Kurang lebih sekitar 1 tahun yang lalu, saya mulai berkenalan dengan yang namanya Minimalism dan sejak saat itu pula saya menjadi sangat tertarik untuk mempelajari lebih dalam mengenai hal ini dan terus mencoba untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Secara sederhana, Minimalism adalah suatu metode atau pola pikir untuk mengurangi atau membatasi hal-hal yang tidak perlu dan hanya fokus pada hal-hal yang penting saja sehingga kita dapat menjalani hidup kita secara penuh pada “saat ini”, bukan “kemarin” atau “besok”. Intinya di sini adalah FOKUS sehingga kita tidak akan terganggu oleh hal-hal tidak penting yang seringkali membuat hidup kita menjadi tidak nyaman.
Lalu apa saja yang dilakukan seorang Minimalist? Nih contoh ekstrem-nya, seorang yang hanya memiliki 51 items dalam hidupnya. Tunggu dulu, jangan langsung mengambil kesimpulan bahwa seorang Minimalist itu haruslah hidup seperti itu, hidup Minimalist juga bisa dimulai dari sesuatu yang sederhana, contohnya:
- Fokus pada satu pekerjaan dalam satu waktu. No texting while driving! No twitter while eating!
- Mendonasikan atau membuang barang yang sudah tidak dibutuhkan, bisa berupa pakaian, buku, mainan, dll.
- Menulis email kurang dari 5 kalimat tanpa mengurangi esensinya.
- Membatasi jumlah kata dalam setiap posting di blog menjadi kurang dari 250 kata saja.
- Membatasi jumlah yang di-follow di Twitter supaya tidak memenuhi timeline dengan hal-hal yang tidak penting
Masih banyak hal-hal menarik lainnya yang bisa di-share mengenai Minimalism, next time saya akan menulis lagi mengenai hal ini dan jika tertarik untuk tahu lebih banyak bisa baca-baca di sini atau sini.
Do More with Less!
kalo gw dimasukin list ndri, yg bener2 di follow dikit, huehe
feb
May 10, 2011 at 12:17 pm
nice tips, gan!
baraqatax
May 11, 2011 at 6:41 am